CARA MENYIKAPI DAN MENGHILANGKAN KEBIASAAAN MATERIALISTIS PADA ANAK ANDA

child5

1. SELALU KATAKAN TIDAK

Selalu katakan ‘tidak’ untuk keinginan-keinginan anak Anda terhadap barang yang tidak ada manfaatnya bagi mereka. Katakan tidak pada anak Anda, meski pada awalnya menimbulkan rengekan, amukan/kemarahan mereka:

  • Jelaskan dengan sederhana beserta alasan Anda tentang aturan (baru) ini
  • Pokoknya, jangan menyerah😀

2. PERHATIKAN DAN KENDALIKAN TONTONAN IKLAN DI TV

Penelitian menunjukkan bahwa lebih sedikit tontonan iklan di TV yang dilihat anak-anak, semakin kecil kemungkinan mereka akan menjadi materialistis.

  • Tekan tombol mute dan berbicaralah/ajak anak Anda mengobrol, setiap kali iklan ditayangkan.
  • Berusaha mendapatkan tayangan TV tanpa iklan (seperti TV kabel)

3. LEWATKAN LEBIH BANYAK WAKTU DENGAN ANAK ANDA

Observasi menunjukkan bahwa anak-anak yang materialistis banyak melewatkan waktu untuk berbelanja dengan orang tua mereka, saat ada kesempatan keluar bersama-sama.

Coba jawab: Seberapa banyak kegiatan keluar Anda menekankan pada nilai-nilai non-material..?

  • Usahakanlah untuk pergi ke tempat-tempat yang tidak memiliki banyak kemungkinan dimana Anda akan/harus mengeluarkan uang, seperti: ke taman, bermain sepeda, ke museum, mengobrol, membangun benteng pasir di pantai, memasak, berkebun, memandangi bintang, memandangi awan, bermain monopoli, dll.
  • Tunjukkan kepada anak Anda, sisi lain dari kehidupan.

4. PERHATIKAN SELF ESTEEM (penghargaan terhadap diri) ANAK

Penelitian di University of Minnesota menunjukkan, semakin materialis anak, semakin anak tersebut akan memiliki self esteem yang rendah. Semua baju, alat elektronik, yang mereka miliki ternyata ‘menekan’ penghargaan diri mereka dengan ‘mengirimkan’ pesan yang dangkal: “Identitasmu adalah apa yang kau miliki, dan bukan siapa dirimu..”.

Anda dapat merubahnya dengan memberikan penghargaan kepada mereka dengan berfokus pada kualitas dalam diri mereka, seperti bahwa mereka ‘cerdas’ atau ‘pribadi yang asik/menyenangkan’. Penelitian menunjukkan dengan melakukan hal ini dengan segera akan mengurangi kemungkinan anak menjadi materialis pada usia remaja mereka.

  • Simpan sebagian mainan/’harta karun’ anak-anak yang sedang tidak menjadi fokus mereka
  • Ruang akan menjadi lebih bersih dan rapi, mereka bisa berman dengan lebih leluasa
  • Mainan akan terasa ‘baru’ lagi saat mereka ingat dan menginginkan bermain dengan mainan itu lagi
  • Anak akan lebih menghargai mainan-mainan itu dan mereka akan memperlakukannya seperti mainan baru😀

5. JANGAN BIASAKAN MENGGUNAKAN MATERI SEBAGAI REWARD

“..Adik mau nurut kalau mama mbeliin jeans yang itu..”.

“Aku dibayar berapa..?”

Jika anak Anda seperti itu, itu tandanya selama ini mereka telah terbiasa mendapatkan reward dalam bentuk uang atau benda sebagai upah jika mereka mampu bersikap lebih baik, atau mengerjakan sesuatu.

Anda dapat merubahnya dengan memberikan pujian, pelukan, dan tepukan di punggung mereka kapan saja mereka patut mendapatkannya.

Jadi mulai sekarang, respon baru Anda adalah hanya mengharapkan anak Anda mengerjakan sebuah hal atau untuk bersikap lebih baik, tanpa adanya kompensasi..

6. BERHENTI MENIMBUN BARANG

Sediakan 3 kotak, masing-masing dengan tempelan tulisan:

  1. SAMPAH (untuk barang-barang yang sobek, patah, atau rusak)
  2. MEMORI/KENANG2AN (untuk barang-barang memiliki arti spesial)
  3. AMAL (untuk mainan-mainan, asesoris, atau pakaian yang masih layak pakai)

Jelaskan pada anak Anda, bahwa ia harus menyimpan apa yang benar-benar ia butuhkan, ia pakai, dan ia gunakan, dan letakkan sisanya di kotak.

Pastikan ia ikut membantu Anda/bersama Anda mengantar kotak AMAL ke tempat-tempat yang membutuhkan. Ini akan membuat mereka menyadari bahwa tidak semua orang beruntung (sampaikan ini secara verbal, jangan berharap mereka akan tahu dengan sendirinya).

7. AJARKAN: BUTUH ATAU PENGEN

Anak materialistis seringkali menginginkan sesuatu SEKARANG JUGA dan tidak akan berhenti untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut dibutuhkan.

Jika anak meminta sesuatu yang tidak penting, tanyakan: “Apakah ini barang yang kamu BENAR-BENAR BUTUHKAN atau hanya kamu INGINKAN..?”.

8. AJARKAN KEBIASAAN UNTUK MEMBERI/BERBAGI (BUKAN KEBIASAAN UNTUK MENDAPATKAN SESUATU)

Kebiasaan memberi/berbagi memberikan sumbangan yang paling besar dan paling kuat untuk melawan kebiasaan materialistis.

  • Ajak anak Anda ke tetangga yang sakit untuk mengantar makanan
  • Ajari dan berikan contoh kepada anak Anda untuk bersedekah secara kontinu

9. KENDALIKAN DIRI ANDA

  • Penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang materialistis akan membesarkan anak yang lebih materialistis
  • Andalah contoh terbaik bagi anak-anak Anda dalam menghadapi dunia yang materialistis.

Jadi, contoh seperti apakah yang telah Anda bentuk selama ini..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s