LINDUNGI ANAK ANDA: SARAN-SARAN DARI PELAKU PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK-ANAK (Bagian III)

sad-little-girl-1585505

(Informasi ini disarikan dari kompilasi dan tulisan sejumlah pelaku pelecehan  terhadap anak-anak yang ada di dalam program treatment di The Center for  Behavioral Intrvention, Beaverton Oregon)

BAGIAN III

MENGAPA PELAKU PELECEHAN DAN KEKERASAN TERHADAP ANAK-ANAK TIDAK SELALU DAPAT TERTANGKAP?

Ingat, begitu saya memulai, saya akan melakukan semua hal yang mungkin saya lakukan agar terus dapat melecehkan anak Anda. Saya secara seksual terangsang oleh anak-anak dan saya menikmati hal-hal berbau seksual berkegiatan seksual dengan anak Anda. Jika saya telah mendapatkan ‘latihan’ yang cukup, saya bisa menjadi sangat terampil saat melakukannya. Saya tidak akan berhenti karena diri saya sendiri. Saya sangat mementingkan diri saya sendiri dan saya tidak peduli jika perilaku saya menyakiti anak Anda.

Setelah mulai melakukan pelecehan pada anak Anda, saya memelihara kerjasamanya dan kediamannya dengan membuatnya merasa bersalah, merasa malu, merasa takut, dan kadangkala ‘cinta’:

  • Saya meyakinkan anak Anda bahwa ia bertanggungjawab atas perlakuan saya
  • Saya membuat anak Anda berpikir bahwa tidak ada satupun orang yang akan mempercayainya jika ia bercerita tentang diri saya
  • Saya berkata pada anak Anda bahwa Anda akan kecewa padanya karena apa yang sudah ‘dilakukannya’ dengan saya
  • Saya memperingatkan anak Anda bahwa dialah yang akan dihukum jika ia bercerita
  • Saya dapat mengancam anak Anda dengan ancaman kekerasan fisik terhadapnya, atau terhadap Anda, pada hewan peliharaan, atau orang lain yang disayanginya
  • Saya dapat membuat Anda merasa kasihan pada diri saya atau membuatnya percaya bahwa hanya dirinyalah yang memahami saya
  • Jika saya seorang orang tua dan tinggal di rumah bersama anak-anak, perilaku saya akan tampak seperti tidak disengaja. Saya bisa saja ‘secara tidak sengaja’ membuat bagian-bagian tubuh saya tertentu terlihat, atau ‘secara tidak sengaja’ masuk ke kamr mandi dimana anak-anak sedang berada di dalam atau saat mereka sedang berganti pakaian
  • Jika saya seorang ayah, perilaku saya bisa tampak ‘normal’ di mata orang lain. Saya dapat memanfaatkan kesempatan seperti pada saat mengantar anak-anak tidur untuk menyentuh mereka secara seksual
  • Saya dapat mengatakan pada anak-anak: “Inilah yang dilakukan oleh semua ayah pada anaknya”, sehingga mereka tidak tahu apa yang harus mereka ceritakan/laporkan
  • Saya dapat saja sangat pandai dalam memanipulasi anak-anak sehingga (sampai-sampai) mereka akan mencoba untuk membela saya, karena mereka ‘mencintai’ saya

______________________________________________________________________

BERSAMBUNG KE BAGIAN IV: Bagaimana Cara Mencegahnya..? Jangan Merasa Bahwa Anak Anda Aman Dari Saya..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s