Bagaimana Mengajarkan Anak untuk Disiplin – Bagian II

Bagaimana Batas-Batas dapat Ditetapkan?

Beberapa Tips:

  • Mulailah hanya dengan sedikit aturan. Semakin banyak, akan semakin sulit/berat untuk diingat.
  • Pastikan Anda TAHU PASTI MENGAPA ANDA MENGATAKAN “TIDAK”. Sebagai orang tua, Anda harus menjaga anak-anak agar tetap aman dan sehat. Anda harus membantu anak-anak Anda untuk belajar memiliki hubungan yang baik dengan orang lain. Dan Anda harus tetap berpegang pad apa yang Anda yakini. Jelaskan pada anak-anak ALASAN Anda bmengatakan Tidak. PASTIKAN MEREKA MEMAHAMI ALASAN ANDA.
  • Berikan mereka kesempatan UNTUK BERSUARA. Mereka butuh untuk bisa mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Sangat penting untuk memahami sudut pandang mereka, itu akan menjadi bekal Ada sebagai orang tua untuk masuk ke dunia mereka. Anda mendengar dan tidak berarti harus setuju dengan mereka dan kemudian merubah aturan Anda. Aturan dapat ditetapkan bersama mereka, dan ada yang Anda tetapkan sendiri.
  • KATAKAN APA YANG ANDA MAKSUDKAN. Anda harus jelas dengan batasan yang Anda inginkan. Sebagai contoh, katakan dengan jelas jam berapa Anda ingin mereka belajar, Katakan “Jam 7 malam”.. dan bukan “Setelah shalat Maghrib..”.

CATATAN PENTING:

  1. Ingat, katakan dan sampaikan apa yang anda ingin sampaikan dengan SUARA DATAR, TANPA BEBAN EMOSI.
  2. JANGAN PERNAH TERPANCING DENGAN PERILAKU ATAU SIKAP MEREKA YANG  NEGATIF. Fokus anda adalah merubah perilaku dan sikap mereka yang negatif menjadi sikap dan perilaku yang positif. Fokus anda adalah membangun karakter mereka. Bukan perilaku dan sikap mereka yang negatif.
  3. Berikan ALASAN, MENGAPA mereka harus melakukan sesuatu hal yg Anda instruksikan/Anda harapkan.
  4. BERSIKAPLAH SEPERTI BURUNG BEO ATAU RADIO RUSAK, yang terus tanpa lelah mengatakan dan menyampaikan apa yang harus anda sampaikan, sampai perubahan sikap/perilaku terjadi.

Ok..Selamat Mencoba😀

– Best of Luck.

2 thoughts on “Bagaimana Mengajarkan Anak untuk Disiplin – Bagian II

  1. mas Faiz,
    Alhamdulillah mengenai rutinitas anak sy smp skrg tdk ada masalah. Tp, anak sy punya kebiasaan buruk melemparkan barang yg ada di tangannya kalau mulai marah. Bagaimana ya menghentikan kebiasaan buruk itu?
    Terima kasih

  2. Alhmddlh🙂
    Berapa umurnya?
    – Dekati anak dan berikan penjelasan dg pelan dan sabar mengapa sebaiknya ia tidak melempar barang (penjelasan yg logis dan jujur), sebelum dia melemparnya. Jd kt hrs peka, kpn dia mulai akan melempar barang.
    – Tanyakan apa yg dirasakannya. Ajarkan dan bimbing dia untuk mengenali perasaan/emosinya (baca ttg Kecerdasan Emosional)
    – Pegang tangan yg memegang barang yg mungkin akan dia lempar dg perlahan, pegang dg lembut tapi tegas,arahkan untuk meletakkan brg tsb.
    – Peluk dan tenangkan dia, krn saat spt ini biasanya anak sdg frustrasi ttg sesuatu dan blm tahu cara untuk mengolah dan mengekspresikannya dg cara lain.

    Tq sdh mampir, ditunggu sll comment pertanyaan lainnya.
    Best of luck🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s