Bagaimana Mengajarkan Anak untuk Disiplin Bagian I

Anak-anak harus diajarkan berdisiplin. Mereka tidak lahir dengan membawa kemampuan disiplin. Orang tua harus mengajarkan pada anak sedikit demi sedikit mengenai disiplin. Mengajarkan disiplin memang membutuhkan waktu, namun akan menjadi lebih mudah dari waktu ke waktu, karena anak-anak kemudian akan belajar untuk mengendalikan perilaku mereka sendiri.

Salah satu hal terbesar yang dapat kita berikan pada anak-anak adalah kemampuan untuk berdisiplin. Karena kemampuan ini akan membawa banyak perbedaan positif dalam banyak hal pada kehidupan mereka selanjutnya nanti.

Pengalaman dan perasaan bahwa mereka mampu untuk mengendalikan perilaku mereka sendiri dan kemudian kenyataan bahwa mereka kemudian mendapatkan penghargaan atas pencapaian mereka ini, merupakan hal yang sangat positif bagi anak-anak. Ini akan menjadi dasar bagi terbentuknya karakter-karakter positif. Hal yang harus diingat dan menjadi hal terbaik dari pendidikan tentang disiplin ini adalah bahwa tidak seorang pun boleh merasa tidak nyaman atau tersakiti dalam proses yang terjadi, baik orang tua, ataupun anak-anak. Semuanya harus merasa nyaman dan senang.

Apakah Disiplin?

Disiplin adalah:

  • Membantu anak mengembangkan Kontrol Diri
  • Menetapkan batasan dan akan mengkoreksi perilaku yang tidak diharapkan/tidak diinginkan.
  • Mendorong anak, membimbing anak, dan membantu mereka untuk bisa merasa nyaman dengan diri mereka sendiri, serta mengajarkan pada mereka bagaimana berpikir untuk diri mereka sendiri.

Apa yang Dapat Dilakukan untuk Membantu Anak Merasa Senang dan Nyaman dengan Diri Mereka?

  • Memberitahukan pada mereka apa hal yang telah mereka lakukan  dengan benar, seprti juga saat mereka melakukan hal yang sebaliknya. Dengan mendengar hal-hal yang baik akan membuat kita merasa senang dan akan membuat kita terus melakukan hal-hal yang benar/baik.
  • Ungkapkan hal yang menyenangkan, namun juga tetap harus hal yang benar, setiap kali Anda mengkoreksi mereka.
  • Ingat, ketika mereka merubah perilaku mereka, katakan pada mereka sebagaimana baiknya mereka telah melakukannya, mesikpun mereka baru sedikit melakukan perubahan.
  • TANGKAP dan SOROTI mereka saat melakukan perilaku/sikap yg positif dan JANGAN hanya memperhatikan saat mereka melakukan kesalahan.

Apa yang Perlu Dilakukan untuk Membimbing Mereka?

  • Tetapkan waktu rutin  bagi WAKTU TIDUR/ISTIRAHAT, WAKTU MAKAN, dan WAKTU MENGERJAKAN TUGAS
  • Rutinitas membantu anak-anak merasa aman, karena mereka pun menjadi tenang dan aman karena mereka menjadi tahu apa yang dharapkan orang tua mereka, dengan pasti.
  • Anak-anak memiliki kesulitan dalam merubah kegiatan mereka dari satu kegiatan ke kegiatan  lain . Berikan peringatan beberapa menit sebelumnya, untuk memberi mereka waktu untuk mempersiapkan diri. Anda dapat mengatakan: “..Adik punya waktu 5 menit lagi sebelum tidur..”
  • Anda harus JELAS mengenai pilihan yang mereka miliki: “..Adik boleh minum susu atau jus, tapi tidak boleh soda.”
  • Selalu ingatkan mereka tentang aturan yang ada.
  • Hanya mengucapkan TIDAK, tidak akan cukup.
  • Ingat, anak selalu butuh untuk diingatkan.

– Bersambung ke Bagian II

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s