To win Her/His Heart..Again and Again.

 

..ahh..paling dia udah tahu..
..alaah..dia kan bisa ngliat dari sikap-sikapku..
..paling dia udah lupa..
..ribet ah..

Sederet bantahan dari benak kita saat hati ingin me-make up sesuatu berkenaan dg pasangan kita, setelah..

– sebuah pertengkaran kecil sebelum berangkat kerja,
– sebuah kesalahan kecil yang kita lakukan saat akan keluar dari mobil kemarin sore,
– ucapan agak getir yang tidak biasanya kita ucapkan saat mengantarnya ke kantor,

Atau memberikan sebuah penghargaan kecil untuknya, which is she/he deserves – yg layak didapatkannya,
– setelah sebuah sarapan pagi darinya yang hangat dan enak (yang membuat perut kita kenyang dan pekerjaan kita lancar..yang justru itu kemudian tidak pernah kita sadari..)
– setelah sebuah makan malam yang membuat kita ‘kelenger’..
– setelah sesuatu yang -selalu- dilakukannya buat kita..

Karena kita berharap semua akan berlalu dengan sendirinya.
Kita berharap itu tadi tidak akan segitu berpengaruhnya.
Kita berpikir apa yang terlintas di benak kita tidak akan segitu berpengaruhnya jika kita lakukan.
Kita ‘mengecilkan’ arti suara hati kita.

Kita menyangkal suara hati kita yang sempat berkata,’..kasihan dia tadi,tatapannya jadi sedih..’, atau ‘..aduh..nyesel juga aku.. coba tadi sempat memegang tangannya dan meminta maaf..’, atau “..pengennya berbalik dan memeluknya..”, atau, ‘…kok pengen bilang makasih ya tapi..’..

But the truth is – sejatinya,
apapun akan ‘bersisa’, baik itu yang indah, apalagi yang ‘tidak indah tentunya, manakala tidak sempat terselesaikan dan ‘tertutup’ dengan baik.

The truth is,
Andai kita sempat sejenak saja mengalahkan seabrek hal-hal yang ada di benak kita,
dan hanya fokus pada rasa sayang kita,
pada hatinya untuk kita,
pada hari esok kita dengannya,
dan kita sempat sekian detik tersenyum, menyentuh tangannya, memeluknya,berkata, …’thx yang..’
maka setitik rasa adem di hatinya saat kita -sempat- melakukannya,
akan menjadi bibit yang kuat untuk ‘melandasi’ banyak sekali hal pahit, getir, hambar di depan sana nanti.

Andai setelah waktu beranjak
dan kita tidak sempat melakukannya,
tapi kita menyempatkan beberapa detik untuk mengirimkan sebuah sms,
‘..maafin aku tadi…’
‘..thx a lot sarapannya tadi..’

Maka..
Kita akan ‘memenangkan’ hatinya lagi ..setiap waktu,setiap saat kita mampu meluangkan sekian detik saja.
Bahkan saat semuanya berjalan dengan baik, semua mulus2 saja,
kita tetap harus mampu ‘memenangkan’ hatinya..

Apalagi tentunya semua tidak akan semulus itu.
This is life, this is not heaven. – ini kehidupan,bukan syurga.
So many things just slip through our hands..

Or simply…kita bisa bilang,
thx for everyhting uve done.. – terimakasih unt semua yg telah kau lakukan..
saat kita tidak tahu harus mengatakan apa tapi kita -mampu- sadar bw banyak yang sudah dilakukannya tapi kita seringkali terlupa untuk berterimakasih..

Ya,
kita harus terus mencari cara untuk selalu bisa ‘memenangkan’ hatinya lagi Agar kebosanan bisa terhapus saat mendera.
Agar keindahan terus ada.
Agar kenyamanan terus ada.
Agar senyumnya dan senyum kita bisa terus ada.
Agar hidup ini terus terasa menyenangkan.

…Agar pandangannya dan pandangan kita terus akan bertaut
dan dia akan tetap menemukan dirinya di mata kita..
dan kita pun -setelah itu- niscaya akan tetap menemukan diri kita di matanya..

Indah.

 

 

 

One thought on “To win Her/His Heart..Again and Again.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s